CAHAYA
CAHAYA
Makalah
ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Konsep Dasar IPA dengan dosen
pengampu : Ela Suryani M.Pd
Disusun
Oleh :
1. Agus
Arifin Rohmatullah (130117A002)
2.
Asrianti Muryani (130117A004)
3. Berliana
Kusumaningsih (130117A005)
4. Ega
Meisa Erwin Putri (130117A007)
PRODI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
TAHUN 2017
KATA PENGANTAR
Dengan
menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Kami panjatkan puja
dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan
inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tentang
cahaya.
Makalah
ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak
sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan
banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan
makalah ini.
Terlepas
dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari
segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan
terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat
memperbaiki makalah ini. Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang cahaya
ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Ungaran,
23 November 2017
Penulis
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR..........................................................................i
DAFTAR ISI........................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN....................................................................1
A. Latar
Belakang......................................................................................1
B. Rumusan
Masalah................................................................................1
C. Tujuan
Penulisan..................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN.....................................................................3
A. Menganalisis
Perbedaan Cahaya dan Sinar...........................................3
B. Menunjukkan
Sifat-Sifat Cahaya..........................................................3
C. Mendeskripsikan
Macam-Macam Cermin............................................5
D. Menjelaskan
Manfaat Cahaya Dalam Kehidupan Sehari-Hari.............15
E. Menjelaskan
Alat Optik........................................................................18
BAB II PENUTUP...............................................................................25
A. Kesimpulan...........................................................................................25
B. Saran.....................................................................................................25
DAFTAR PUSTAKA..........................................................................26
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Cahaya
pada hakekatnya tidak dapat dilihat, kesan adanya cahaya apabila cahaya
tersebut mengenai benda. Cahaya dapat bersifat gelombang maupun partikel.
Cahaya adalah tenaga berbentuk gelombang dan dapat membantu kita melihat.
Cahaya bergerak lurus ke semua arah. Cahaya di biaskan apabila bergerak secara
tegak lurus melalui medium yang berbeda seperti melalui udara, kaca dan air.
Cahaya dapat bergerak lebih cepat melalui udara.
Cahaya
mempunyai banyak manfaat. Selain bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, cahaya
juga di manfaatkan dalam bidang medis. Salah satu penerapannya adalah dalam
pendeteksian suatu penyakit yang bertujuan untuk mendiagnosa dan proses
penyembuhan penyakit melalui terapi. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis
membuat makalah ini.
Tujuan
dari pembuatan makalah ini agar pembaca lebih memahami tentang apa itu cahaya
dalam lingkup yang lebih khusus.
B. Rumusan Masalah
1.
Apa perbedaan cahaya dan sinar?
2.
Apa saja sifat-sifat cahaya?
3.
Apa saja macam-macam cermin?
4.
Apa saja manfaat cahaya dalam kehidupan
sehari-hari?
5.
Apa itu alat optik?
C.
Tujuan
Penulisan
1.
Untuk mengetahui perbedaan cahaya dan
sinar.
2.
Untuk mengetahui sifat-sifat cahaya.
3.
Untuk mengetahui macam-macam cermin.
4.
Untuk mengetahui manfaat cahaya dalam
kehidupan sehari-hari.
5.
Untuk mengetahui alat optik.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
MENGANALISIS PERBEDAAN CAHAYA DAN SINAR
Disebut
sinar jika sumber terangnya adalah dari benda yg bisa memancarkan terang itu
sendiri. Contohnya: sinar matahari. Disebut cahaya jika sumber terangnya hanya
berupa pantulan dari benda yang bersinar. Contohnya: cahaya bulan. Sinar adalah
berkas sempit cahaya yg diidealkan. Berdasarkan definisi itu, sinar adalah
bagian dari cahaya. Pengidealannya bagaimana atau maksud "diidealkan"
itu sendiri tidak dijelaskan.
Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (lebih dangkal lagi): Sinar: (kata benda) cahaya.
Cahaya: (kata benda) sinar dari sesuatu.Dalam bahasa inggris, padanan sinar dan
cahaya adalah ray dan light. Penggunaannya juga membingungkan. X-ray tapi UV
light. Sun light dan moon light
Cahaya
merupakan sejenis energi berbentuk gelombang elekromagnetik yang bisa dilihat
dengan mata.
Cahaya
juga merupakan dasar ukuran meter: 1 meter adalah jarak yang dilalui cahaya
melalui vakum pada 1/299,792,458 detik. Kecepatan cahaya adalah 299,792,458
meter per detik. Cahaya diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Matahari adalah
sumber cahaya utama di Bumi. Tumbuhan hijau memerlukan cahaya untuk membuat
makanan.
B.
MENUNJUKKAN
SIFAT-SIFAT CAHAYA
1. Cahaya Merambat Lurus
Cahaya
yang dipancarkan oleh sebuah sumber cahaya merambat ke segala arah. Bila medium
yang dilaluinya homogen, maka cahaya lurus. Bukti cahaya merambat lurus tampak
pada berkas cahaya matahari yang menembus masuk ke dalam ruangan yang gelap.
Demikian pula dengan berkas lampu sorot pada malam hari. Berkas-berkas itu
tampak sebagai batang putih yang lurus. Ketika menyentuh permukaan suatu benda
maka rambatan cahaya akan mengalami dua hal, yaitu pemantulan atau pembiasan.
tidak tembus cahaya, sedangkan pembiasan terjadi pada benda yang transparan
atau tembus cahaya.
2.
Cahaya Dapat Dipantulkan
Kita
dapat melihat benda di sekitar kita karena benda itu memantulkan cahaya.
Kemudian cahaya pantulan itu masuk ke mata kita. Jelas tidaknya benda
tergantung pada banyaknya cahaya yang dipantulkan oleh benda. Benda tampak
berwarna merah karena benda tersebut memantulkan spektrum warna merah dan
menyerap spektrum warna lain. Benda tampak hitam karena benda tidak memantulkan
cahaya tetapi menyerap semua spektrum warna, sedangkan benda putih akan
memantulkan semua cahaya.
Jenis
pemantulan cahaya ada 2 yakni pemantulan teratur dan pemantulan baur.
pemantulan teratur adalah pemantulan yang sama sudutnya dengan sinardatang dan
terjadi pada benda teratur. sedangkan pemantulan baur adalah cahaya yang
dipantulkan yang tersebar ke banyak arah yang berbeda dikarenakan suatu
permukaan tidak teratur.
3. Cahaya
Dapat Dibiaskan
Setiap
berkas cahaya yang masuk dari medium yang satu ke medium yang lain akan
dibiaskan atau dibelokkan arah rambatnya disebut pembiasan atau refraksi.
Besarnya pergeseran berkas cahaya yang keluar dari suatu medium bergantung pada
kerapatan optik medium tersebut. Jika cahaya masuk dari zat optik kurang rapat
ke zat optik lebih rapat, cahaya dibiaskan mendekati garis normal. Sebaliknya,
jika cahaya masuk dari zat optic lebih rapat ke zat optik kurang rapat, cahaya
dibiaskan menjauhi garis normal.
4.
Cahaya Dapat Diuraikan (Dispersi)
Dispersi
cahaya merupakan peristiwa terurainya cahaya putih menjadi warna-warna
spektrum. Isac Newton mengemukakan bahwa sesungguhnya cahaya putih mengandung
semua dari tujuh warna yang terdapat pada pelangi. Berdasarkan urutan penurunan
panjang gelombang, maka warna-warna yang seharusnya kamu lihat pada pelangi
adalah merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
5.Cahaya Dapat Menembus Benda Bening
Benda
bening adalah benda yang dapat ditembus oleh cahaya. Contoh benda bening antara
lain kaca, mika, plastik bening, air jernih, dan botol bening. Berdasarkan
kemampuan cahaya dalam menembus benda dapat dibedakan menjadi 3 yaitu :
Benda
bening atau transparan, yaitu benda-benda yang dapat ditembus atau dilewati
cahaya. Benda bening meneruskan semua cahaya yang mengenainya. Contohnya kaca
yang bening dan air jernih.
Benda
translusens, yaitu benda-benda yang hanya dapat meneruskan sebagian cahaya yang
diterimanya. Contohnya air keruh, kaca dop, dan bohlam susu.
Opaque
atau benda tidak tembus cahaya, yaitu benda gelap yang tidak dapat ditembus
oleh cahaya sama sekali. Opaque hanya memantulkan semua cahaya yang
mengenainya. Contohnya buku tebal, kayu, tembok, dan besi.
C.
MENDESKRIPSIKAN MACAM-MACAM CERMIN
Pengertian Cermin
Definisi
cermin adalah benda mengkilap pemantul cahaya dalam bahasa inggrisnya adalah
Mirror. Cermin memiliki permukaan memantul
yang cukup licin untuk membentuk gambar. Cermin dikenal banyak sebagai sejenis
benda yang bisa memantulkan cahaya ataupun bayang-bayang.Cermin merupakan
permukaan reflektif yang cukup halus dan dapat menangkap cahaya yang
dipantulkan berdasarkan hukum refleksi yang pada dasarnya mempertahankan paralelisme dan dapat
mengembangkan gambar. Kekasaran permukaan cermin harus kurang dari sekitar
setengah panjang gelombang cahaya. Berdasarkan
bentuk permukaannya ada cerrmin datar dan cermin lengkung. Cermin lengkung ada
dua macam, yaitu cermin cembung dan cermin cekung.
a.
Cermin Datar
Cermin datar yaitu
cermin yang permukaan bidang pantulnya datar dan tidak melengkung. Cermin datar
biasanya digunakan untuk bercermin. Ketika kamu akan berangkat ke sekolah,
setelah mandi pasti kamu akan mencari cermin untuk merapikan penampilanmu
sehingga menambah percaya diri. Bayangan pada cermin datar mempunyai
sifat-sifat berikut :
1. Ukuran
(besar dan tinggi) bayangan sama dengan ukuran benda.
2. Jarak
bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin.
3. Kenampakan
bayangan berlawanan dengan benda. Misalnya tangan kiri kita akan menjadi tangan
kanan bayangan kita.
4. Bayangan
tegak bersama bendanya.
5. Bayangan
bersifat semu atau maya. Artinya, bayangan dapat di lihat dalam cermin, tetapi
tidak dapat ditangkap oleh layar.
Pembentukan
Bayangan pada Cermin Datar
Ketika kamu
bercermin, bayanganmu tidak pernah dapat dipegang atau ditangkap dengan layar.
Bayangan seperti itu disebut bayangan maya atau bayangan semu. Bayangan maya
selalu terletak di belakang cermin. Bayangan ini terbentuk karena sinar-sinar
pantul yang teratur pada cermin. Oleh karena itu, kamu dapat menentukan
sifat-sifat bayangan pada cermin datar. Sifat-sifat bayangan yang dibentuk
oleh cermin datar adalah sebagai berikut:
a)
Bayangannya maya.
b)
Bayangannya sama tegak dengan bendanya.
c)
Bayangannya sama besar dengan bendanya.
d)
Bayangannya sama tinggi dengan bendanya.
Keteraturan
sinar-sinar pantul pada cermin datar dapat digunakan untuk menggambarkan
bayangan secara grafis dengan cara menggambarkan sinar datang dan sinar
pantulnya.
Cara
menggambar bayangan dengan perjalanan cahaya adalah sebagai berikut.
a)
Buatlah dua berkas sinar datang sembarang ke permukaan
cermin dari bagian atas benda dan dari bagian bawah benda.
b)
Buatlah sinar pantul dengan menggunakan Hukum Pemantulan Cahaya, yaitu
sudut datang sama dengan sudut pantul.
d)
Pertemuan titik itu adalah bayangan dari benda
tersebut, terbentuk bayangan A’ B’.
e)
Bayangan yang terbentuk adalah hasil perpotongan
perpanjangan sinar-sinar pantul sehingga disebut sinar maya.
Bayangan
cermin datar
Bayangan yang dibentukoleh 2 cermin datar
Jika kita punya dua cermin datar yang
membentuk sudut (θ) maka jumlah bayangan benda (n) yang dibentuk oleh cermin tersebut dapat dicari dengan rumus berikut :
|
Keterangan :
n :jumlah bayangan
Contoh soal cermin datar
1. Kita punya dua cermin datar yang membentuk sudut 60º dan meletakkan korek api di muka cermin tersebut,
berapakah bayangan korek api yang terbentuk dari cermin datar tersebut ?
Diketahui:
: 60
Ditanya : n: …?
Jawab :
n =
n =
6 – 1
= 5
Kita
mungkin sering menjumpai soal cermin datar seperti ini, Jika si A tingginya x cm, maka berapa tinggi cermin datar minimal agar si A bias melihat seluruh tubuhnya di
cermin datar tersebut? Untuk mencari tinggi cermin datar nya menggunakan rumus :
Tinggi Cermin Datar =
x
Tinggi Badan.
Contoh soal cermin datar 2. Tinggi Mahmud 178 cm,
berapa tinggi cermin yang dibutuhkan agar ia bias melihat seluruh tubuhnya di
dalam cermin? Jawab : Tinggi Cermin Datar =
x 178 = 69 cm.
b.
Cermin cembung
Cermin cembung yaitu
cermin yang permukaan bidang pantulnya melengkung ke arah luar. Cermin cembung
biasa digunakan untuk spion pada kendaraan bermotor. Bayangan pada cermin
cembung bersifat maya, tegak, dan lebih kecil (diperkecil) daripada benda yang
sesungguhnya.
Sifat Sinar yang dipantulkan cermin cembung
1.Sinar datang yang sejajar sumbu
utamaakan dipantulkan seolah-olah dari fokus.
Keterangan: 1, 2, 3, 4
ruang benda
2.
Sinar datang yang menuju R akan dipantulkan kembali
dari R
3. Sinar datang yang menuju titik focus akan dipantulkan sejajar dengan sumbu utama
Rumus Cermin Cembung
Rumus atau persamaan cermin cembung mirip seperti cermin cekung hanya saja nilai fokusnya (F)
negatif. Untuk rumus per besaran cermin cembung sama seperti cermin cekung.
Keterangan:
f =
focus benda
s =
jarak benda
s’=
jarak bayangan yang terbentuk
Contoh Soal Cermin Cembung
Sebuah benda diletakkan 4
cm di depan cermin cembung yang berfokus 6 cm. Letak bayangan yang terbentuk
adalah s= 4 cm f= 6 cm
Jawab:
-
= 
s’
= = -2,4 cm.
Sifat bayangan tegak, maya,
dan diperkecil
Manfaat Cermin Cembung di Kehidupan Sehari-hari
1. Cermin cembung dipakai sebagai kaca spion berbagai alat transportasi
2. Cermin yang
sering dipasang di pertigaan atau di perempatan jalan
c. Cermin
cekung
Cermin cekung yaitu
cermin yang bidang pantulnya melengkung ke arah dalam. Cermin cekung biasanya
digunakan sebagai reflektor pada lampu mobil dan lampu senter. Sifat bayangan
benda yang dibentuk oleh cermin cekung sangat bergantung pada letak benda
terhadap cermin.
1.
Jika benda dekat dengan cermin cekung,
bayangan benda bersifat tegak, lebih
besar, dan semu (maya).
2.
Jika benda jauh dari cermin cekung,
bayangan benda bersifat nyata (sejati) dan terbalik.
Sifat Cahaya (sinar) yg dipantulkan Cermin Cekung
1. Sinar
datang yang sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan melalui fokus
Keterangan:
1, 2, 3, dan 4 adalah ruang benda.
2. Sinar datang yang melewati fokus akan dipantulkann sejajar dengan sumbu
utama.
3. Sinar datang yang melalui titik lengkung (R) akan dipantulkan kembali ke arah yang sama.
Rumus Cermin Cekung
Cermin
Cekung berfokus positif. Jika sobat mempunyai benda dengan jarak S dari cermin
maka untuk mencari jarak bayangannya menggunakan rumus :
Keterangan:
f = fokus
cermin
s = jarak
benda dari cermin
s’ = jarak
bayangan
Sedangkan perbesaran bayangannya menggunakan
rumus :
Keterangan:
s = jarak
benda dari cermin
s’ = jarak
bayangan
h’ = tinggi
bayangan
h = tinggi
benda
Manfaat Cermin Cekung di Kehidupan Sehari-hari cukup
banyak diantaranya:
1.
Sebagai pemantul pada lampu mobil atau berbagai lampu
sorot yang lain
2.
Pemantul pada lampu senter
3.
Sebagai antena parabola penerima sinyal radio
4.
Sebagai pengumpul sinar matahari pada Pembangkit
Listrik Tenaga Surya.
Contoh Soal Cermin Cekung
1. Sebuah
benda setinggi 1 cm di depan cermin cekung dengan fokus 2 cm,
jika benda berada pada jarak 3 cm, tentukan:
jika benda berada pada jarak 3 cm, tentukan:
a)
jarak bayangan (S’)
b)
perbesaran
c)
tinggi bayangan (h’)
d)
sifat bayangan
Jawab :
Jarak
bayangan
=
+
=
s’= 6 cm
Perbesaran
M =
=
= 2 kali
M =
Tinggi
bayangan
M=
2=
h’= 2cm
M=
a) sifat
bayangan s’ positif maka bersifat nyata, terbalik,
b) M= 2 maka
diperbesar
D.
MANFAAT CAHAYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Cahaya sendiri merupakan paket partikel dengan nama foton.
Studi tentang cahaya ini diawali berdasarkan munculnya zaman optika klasik
untuk mempelajari tentang besaran optik, misalnya seperti fase cahaya,
polarisasi, panjang gelombang, frekuensi dan intensitas.
Matahari sebagai sumber energi cahaya terbesar, memiliki
peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia di dunia, antara lain:
1. Membantu proses fotosintesis
Cahaya matahari merupakan sumber utama kehidupan makhluk
hidup, salah satunya adalah kehidupan bagi tanaman atau tumbuhan untuk membantu
proses fotosintesis. Tanpa adanya matahari sendiri, maka tanaman atau tumbuhan
di bumi akan mati. Sebagai timbal baliknya, ketika tidak ada tumbuhan di bumi
ini maka manusia akan musnah akibat tidak adanya suplai oksigen dari tumbuhan.
Bisa
kita simpulkan, bahwa siklus kehidupan makhluk hidup termasuk manusia sendiri
begitu tergantung pada sinar matahari. Proses fotosintesis pada tumbuhan
sendiri akan menghasilkan oksigen, yang sangat penting bagi pernafasan manusia.
Dengan begitu, kehidupan manusia pun tergantung dari asupan oksigen yang
terhirup. Maka wajar, jika matahari ini memiliki peranan yang begitu penting
sama halnya dengan peranan air untuk kehidupan manusia.
2. Membantu penerangan
Tanpa
adanya cahaya matahari, dunia akan gelap gulita. Sehingga kita tak akan bisa
melihat apapun yang ada di lingkungan sekitar kita. Dengan adanya energi cahaya
matahari ini, maka kita bisa melihat lingkungan sekitar. Maka dari itu, cahaya
sangat penting peranannya sebagai media penerangan. Selain cahaya matahari,
cahaya dari lampu juga berfungsi sebagai penerangan saat malam hari. Cahaya
dari lampu juga membantu Anda untuk dapat belajar di malam hari.
3. Menjemur Pakaian
Dengan adanya cahaya matahari sendiri, maka pakaian yang
dicuci bisa langsung kering tanpa mesin pengering. Cahaya matahari sebagai
media untuk menjemur pakaian dengan mudah dan alami, dengan bantuannya inilah
pakaian akan mudah kering saat dijemur di bawah terik sinar matahari. Memakai
bantuan sinar matahari ini tentu tak perlu membayar mahal untuk membeli mesin
cuci sekaligus pengering pakaiannya, karena matahari ini bisa kita dapatkan
secara gratis.
4. Menghasilkan energi listrik
Sebagai sumber dari cahaya, matahari juga bisa menghasilkan
energi listrik. Energi listrik inilah yang nantinya dipergunakan untuk cahaya
di malam hari. Selain itu dengan energi listrik, kita bisa menggunakan
elektronik dan alat-alat rumah tangga dengan nyaman. Energi listrik yang
berasal dari bantuan matahari atau sel surya ini tentunya lebih ramah
lingkungan. Tak hanya itu saja, matahari juga termasuk energi terbarukan yang
ketersediaannya tidak terbatas.
5.Membantu proses pertumbuhan kecambah
Selain bermanfaat bagi kehidupan manusia,
energi cahaya juga sangat bermanfaat untuk tumbuhan. Jika kecambah kekurangan
cahaya, maka tanaman tersebut akan kering, kurus, daunnya berwarna kuning pucat
dan juga tipis. Berbeda dengan kecambah yang cukup cahaya matahari, maka
tanaman tersebut akan memiliki daun yang tebal, hijau dan tumbuh subur. Hal ini
dikarenakan kecambah tersebut akan lebih maksimal dalam proses fotosintesis
untuk menghasilkan makanan dan zat energi.
6. Membantu Pertumbuhan bunga dan
daun
Energi
cahaya dapat membantu pertumbuhan bunga dan juga daun. Seperti yang Anda
ketahui panjang gelombang energi matahari memiliki warnamerah. Warna merah yang
ada di gelombang matahari tersebut akan diserap oleh tumbuhan yang pada
akhirnya hal ini akan berdampak pada pertumbuhan bunga. Sehingga tanaman yang
sering terpapar sinar matahari akan cepat berbunga dan tumbuh tinggi serta
lebat.
8. Menjaga tempetarur tumbuhan
Cahaya matahari juga dapat menjaga temperatur tumbuhan agar
tetap seimbang dan stabil. Jika temperatur tumbuhan rendah maka proses
penguapan akan menjadi lama, hal ini tentu saja dapat membuat tumbuhan mati
lemas. Dan sebaliknya jika suhu terlalu tinggi maka proses penguapan akan
dipercepat. Hal ini akan menyebabkan tumbuhan menjadi kering.
9. Mengeringkan tanah
Pada
beberapa tumbuhan, cahaya matahari sangat bermanfaat dalam proses
perkembangbiakan. Cahaya matahari diperlukan dalam proses pengeringan tanah.
Sehingga biji bunga yang jatuh ke tanah yang kering akan tumbuh dengan subur.
Contohnya yaitu biji bunga matahari. Meskipun begitu, tak berarti biji bunga
matahari tidak bisa tumbuh di tanah yang lembab, tetapi ia akan cepat layu dan
akhirnya akan mati.
E. Alat
Optik
Alat
optik adalah alat yang menggunakan lensa dan cermin yang memanfaatkan sifat cahaya
yang dapat dipantulkan dan dibiaskan yang dimanfaatkan untuk melihat.
Jenis-jenis
atau macam-macam alat optik
Alat
optik ada 2 macam, yaitu alat optik alamiyah yaitu mata, dan alat
optik buatan seperti kaca mata, kamera, lup/lensa
pembesar, mikroskop, teleskop/teropong, periskop, episkop, diaskop, dan
sebagainya. Mari kita bahas satu per satu.
1. MATA
Bagian-bagian
Mata :
a) Kornea
; bagian terluar bola mata. Kornea merupakan bagian lapisan tipis yang bening
dan dapat tembus cahaya.
b) Aqueous
Humor ; cairan yang terdapat di belakang kornea. Aqueous Humor berfungsi untuk
membiaskan cahaya yang masuk ke dalam mata
c) Lensa
Mata ; lensa yang terbuat dari bahan bening, berserat, dan elastis. Berfungsi
mengatur pembiasan yang disebabkan oleh cairan aqueus humor di depan
lensa. Lensa mata berfungsi sebagai
lensa cembung yaitu pembentuk bayangan yang bersifat nyata, terbalik dan
diperkecil.
d) Iris
; selaput di depan lensa mata yang membentuk celah lingkaran. Iris berfungsi
mengatur banyak sedikitnya cahaya yang boleh masuk melalui pupil. Iris juga
berfungsi memberi warna pada mata.
e) Pupil;
celah lingkaran yang dibentuk iris. Pupil berfungsi untuk mengatur banyak
tidaknya cahaya yang masuk ke bola mata. Apabila cahaya yang masuk ke mata
sangat kuat, pupil akan menyempit. Sehingga cahaya yang masuk ke bola mata
lebih sedikit. Apabila cahaya yang masuk ke mata redup, maka pupil akan melebar
sehingga cahaya yang masuk lebih banyak.
f) Retina
atau selaput jala ; berfungsi sebagai layar penangkap bayangan.
g) Bintik
kuning ; bagian pada retina yang sangat peka terhadap cahaya. Agar bayangan
jelas, bayangan harus terbentuk di retina tepat di bintik kuning.
h) Saraf
optik; saraf yang menghubungkan bintik kuning dengan otak sehingga
sinyal-sinyal bayangan dari bintik kuning sampai ke otak. Selanjutnya otak akan
menerjemahkannya.
2. KAMERA
Kamera (alat memotret) adalah alat untuk menghasilkan
foto. Kamera yang
sederhana disebut kamera obskura. Persamaan kamera dengan mata antara lain:
menggunakan lensa cembung,
celah diafragma berfungsi sama dengan isir, film, tempat film sama dengan
bintik kuning pada mata. Bayangan yang dihasilkan kamera bersifat Nyata, terbalik,
dan diperkecil
3. LUP
Lup adalah alat optik yang berfungsi mengamati benda kecil agar tampak
besar dan jelas dengan menggunakan lensa cembung. Bayangan yang dihasilkan lup
bersifat Maya,
Tegak dan Diperbesar
Pembesaran pada lup :
4. MIKROSKOP

Mikroskop adalah alat optik untuk melihat benda-benda yang sangat kecil agar tampak lebih besar dan jelas. Mikroskop terdiri dari dua lensa cembung : lensa okuler (dekat mata) dan lensa objektif (dekat benda). Fokus obejektif lebih kecil dari fokus okuler.
Lensa Objektif menghasilkan bayangan nyata terbalik, diperbesar. Bayangan ini sekaligus manjadi benda bagi lensa okuler.
Sifat Bayangan Akhir pada mikroskop adalah Maya, terbalik dan diperbesar.
Persamaan dalam mikroskop sama dengan persamaan pada lensa cembung, karena lensa objektif dan okuler merupakan lensa cembung. Sedang perbesaran mikroskop sama dengan perkalian dari perbesaran lensa objektif dan okuler.
Persamaan dalam mikroskop sama dengan persamaan pada lensa cembung, karena lensa objektif dan okuler merupakan lensa cembung. Sedang perbesaran mikroskop sama dengan perkalian dari perbesaran lensa objektif dan okuler.
Panjang mikroskop merupakan
jumlah jarak bayangan lensa objektif
dengan jarak benda
lensa okuler. Secara
matematis panjang mikroskop dirumuskan sebagai berikut :
5. TELESKOP (TEROPONG)
Teropong adalah alat optik yang
digunakan untuk mengamati benda-benda yang letaknya jauh agar tampak lebih
dekat dan lebih jelas. Teropong juga sering disebut teleskop. Teleskop pertama
kali ditemukan oleh Galileo Galilei. Teropong
ada dua macam,
yaitu teropong bintang
dan teropong bumi. Teropong bintang
digunakan untuk mengamati
benda-benda angkasa, sedangkan
teropong bumi digunakan untuk mengamati benda-benda di bumi yang letaknya jauh
dari pengamat.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari
uraian diatas dapat disimpulkan sebagai berikut.
1.Cahaya
sendiri pada hakekatnya tidak dapat dilihat, kesan adanya cahaya apabila cahaya
tersebut mengenai suatu benda. Melalui pendekatan cahaya sebagai gelombang dan
partikel maka peristiwa refraksi, defraksi , dispersi, dan refleksi dapat
dijelaskan dengan teori gelembang.
2.Melihat
dari sifat cahaya bahwa cahaya itu; merambat lurus, dapat dipantulkan,
cahayadapat dibiaskan, dan dapat diuraikan (dispersi),cahaya dapat memantulkan
benda bening.
3. Sinar sangat berguna dalam bidang
kedokteran yaitu sebagai pembantu dalam memperoleh informasi maupun terapi.
B.
Saran
Semoga
dengan dibuatnya makalah ini kita bisa menambah wawasan pengetahuan kita, kita
tahu apa itu cahaya sehingga materi ini bisa bermanfaat bagi pembaca dan semoga
kita lebih kritis lagi dalam membedakan cahaya dan sinar.
DAFTAR PUSTAKA
1.
Benergi.comhttp://physics-and-world.blogspot.co.id/2012/05/manfaat-cahaya.html
( Diunduh pada tanggal 22 november 2017 jam 18.25 WIB )
2.
http://benergi.com/manfaat-sumber-energi-cahaya-matahari-bagi-kehidupan
( Diunduh pada tanggal 22 november 2017 jam 18.30 WIB )
5.
http://makalahstudy.blogspot.co.id/2013/05/cahaya.html
6 42
( Diunduh pada tanggal 22 november 2017 jam 18.45 WIB )



Komentar
Posting Komentar