GAYA



GAYA



Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Konsep Dasar IPA dengan dosen pengampu : Ela Suryani, M.Pd

Disusun Oleh :
1.      Agus Arifin Rohmatullah                             (130117A002)
2.      Asrianti Muryani                                                      (130117A004)
3.      Berliana Kusumaningsih                               (130117A005)
4.      Ega Meisa Erwin Putri                                  (130117A007)



PRODI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
TAHUN 2017


KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tentang gerak.
Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini. Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang gerak ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.



Ungaran, 25 Oktober 2017







DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.............................................................................................................. i
DAFTAR ISI.............................................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN......................................................................................................... 1
A.    Latar Belakang................................................................................................................ 1
B.     Rumusan Masalah........................................................................................................... 1
C.     Tujuan Penulisan............................................................................................................. 2
BAB II PEMBAHASAN........................................................................................................... 3
A.    Pengertian Gaya.............................................................................................................. 3
B.     Faktor yang Mempengaruhi Gaya.................................................................................. 3
C.     Jenis-jenis Gaya.............................................................................................................. 4
D.    Hukum Newton.............................................................................................................. 9
E.     Soal terkait Hukum Newton........................................................................................... 10
BAB III PENUTUP................................................................................................................... 11
A.    Kesimpulan..................................................................................................................... 11
B.     Saran............................................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................................. 12














BAB II
PEMBAHASAN

A.    Latar Belakang
Gaya merupakan bagian dari ilmu fisika yang diselidiki oleh Isac Newton pada abad 17. Gaya dalam IPA diartikan sebagai dorongan atau tarikan. Bila kita menarik atau mendorong suatu benda, berarti kita memberikan gaya terhadap benda tersebut. Untuk melakukan suatu gaya, diperlukan tenaga. Gaya tidak dapat dilihat tetapi pengaruhnya dapat dirasakan. Misalnya dengan menarik delman, menarik tambang, menarik pintu. Contoh lain yaitu seorang tukang bakso yang mendorong gerobak baksonya berarti dia sedang melakukan gaya terhadap gerobak.
                        Selain itu bagaimana dengan gerakan benda-benda dan gejala-gejala yang ada di alam. Mengapa angin bertiup dan air sungai mengalir? Mengapa bulan mengelilingi matahari matahari? Apakah semua benda tersebut ditarik atau didorong dengan gaya?
            Gaya ada yang kuat dan ada yang lemah. Makin besar gaya yang dilakukan, makin besar pula tenaga yang diperlukan. Gaya membuat suatu benda bergerak, bertambah cepat, melambat, atau belok. Jadi apa sebenarnya gaya itu?

B.     Rumusan Masalah
1.    Apa pengertian gaya?
2.    Apa faktor-faktor yang mempengaruhi gaya?
3.    Apa saja jenis-jenis gaya?
4.    Bagaimana bunyi hukum newton?
5.    Bagaimana cara memecahkan persoalan yang terkait hukum newton?


C.    Tujuan Penulisan
1.    Untuk mengetahui pengertian gaya.
2.    Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi gaya.
3.    Untuk mengetahui jenis-jenis gaya.
4.    Untuk mengetahui bunyi hukum newton.
5.    Untuk mengetahui cara memecahkan persoalan yang terkait hukum newton.
























BAB II
PEMBAHASAN

A.  Pengertian Gaya
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang terjadi terhadap suatu benda. Gaya dapat menimbulkan perubahan posisi, gerak atau perubahan bentuk pada benda. Contoh nya seperti ketika sebuah mobil direm maka penumpang dalam mobil tersebut bergerak maju, dan sebuah telur yang dipegang kemudian jatuh karena adanya gravitasi kemudian berubah bentuk menjadi pecah. Gaya termasuk ke dalam besaran Vektor, karena memiliki nilai dan arah. Sebuah Gaya disimbolkan dengan huruf F (Force) dan Satuan Gaya dalam SI (Satuan Internasional) adalah Newton, disingkat dengan N. Pengukuran gaya dapat dilakukan dengan alat yang disebut dinamometer atau neraca pegas. Untuk melakukan sebuah gaya diperlukan usaha (Tenaga), semakin besar gaya yang hendak dilakukan, maka semakin besar pula Usaha (tenaga) yang harus dikeluarkan.

B.   Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Gaya
Beberapa faktor yang mempengaruhi gerak suatu benda adalah adanya gaya gravitasi bumi dan tarikan atau dorongan yang terjadi pada benda.
1.      Adanya Gravitasi Bumi
Kamu tentu pernah melihat buah mangga yang jatuh sendiri dari pohonnya. Jatuhnya buah mangga tersebut merupakan akibat adanya gaya tarik bumi yang disebut gravitasi. Gravitasi menyebabkan benda dapat bergerak jatuh kebawah. Apabila kita melempar bola ke atas maka bola tersebut akan kembali ke bawah karena adanya gravitasi bumi.




2.         Dorongan atau Tarikan
Pada bagian sebelumnya telah dibahas bahwa benda dapat bergerak karena adanya gaya yang berupa tarikan atau dorongan. Ember yang terikat dengan tali yang ada di sumur tidak dapat bergerak ke atas apabila tidak ditarik. Begitu pula mobil yang mogok akan bergerak apabila ada orang yang mendorongnya. Hal ini menunjukkan bahwa tarikan dan dorongan mempengaruhi gerak benda. Benda yang didorong atau ditarik ke arah kiri maka akan bergerak dengan arah yang sama. Gerak benda yang terjadi karena dorongan atau tarikan dipengaruhi oleh permukaan tempat benda bergerak.

C. Jenis – Jenis Gaya
1. Berdasarkan sentuhannya dengan benda, gaya dibagi menjadi 2, yaitu :
a. Gaya Sentuh
Gaya Sentuh adalah gaya yang bekerja dengan sentuhan. Artinya Suatu gaya akan menghasilkan efek apabila terjadi sentuhan dengan benda yang akan diberikan gaya tersebut, apabila tidak terjadi sentuhan, maka gaya tidak akan bekerja pada benda.
Contohnya, ketika seseorang hendak memindahkan meja, maka ia harus menyentuh menja tersebut kemudian mendorongnya ke tempat tujuan, pada kasus ini terjadi sentuhan antara manusia sebagai sumber gaya, dan meja sebagai target yang henda diberikan gaya.







b. Gaya Tak Sentuh
Gaya tak sentuh adalah gaya yang akan bekerja tanpa terjadinya sentuhan. Artinya efek dari gaya yang dikeluarkan oleh sumber gaya tetap dapat dirasakan oleh benda walaupun mereka tidak bersentuhan.
Contohnya adalah gaya magnet dan gaya gravitasi, pada gaya magnet, ketika kita meletakkan besi di dekat magnet (tanpa bersentuhan), maka besi tersebut akan tertarik ke arah magnet karena merasakan efek dari gaya yang dikeluarkan oleh magnet tersebut.

2. Berdasarkan Jenis Gaya
Secara umum dikenal 7 Jenis gaya utama, yaitu  :
a. Gaya Otot
Sesuai dengan namanya Gaya otot merupakan gaya yang dilakukan oleh makhluk hidup yang memiliki otot. Gaya timbul dari koordinasi dari struktur otot dengan rangka tubuh. Gaya Otot termasuk ke dalam kelompok gaya sentuh. Contohnya adalah seseorang yang mengangkat batu. Untuk mengangkat batu tersebut, otot di dalam tubuhnya berkoordinasi sehingga mampu menggerakan tangan untuk mengangkat batu.








                                          

b. Gaya Pegas
Gaya Pegas adalah gaya dihasilkan oleh sebuah pegas. Gaya pegas disebut juga gaya lenting pulih yang terjadi karena adanya sifat keelastisan suatu benda. Gaya pegas timbul karena pegas dapat memapat dan merenggang sehingga bentuknya dapat kembali seperti semula setelah terjadi gaya tersebut. Contohnya adalah ketika seseorang pemanah menarik anak panah kebelakang, maka busur pada panah tersebut akan mengikuti arah busur yang ditarik, kemudian setelah anak panah dilepaskan, maka pegas pada busur panah akan kembali ke bentuk semulanya. Contoh lainnya adalah ketapel.

c. Gaya Gesek
Gaya Gesek adalah gaya yang timbul karena terjadinya persentuhan langsung antara dua permukaan benda. Gaya Gesek merupakan gaya yang arahnya selalu berlawanan dengan arah gerak benda atau arah gaya luar. Besar kecilnya gaya gesekan ditentukan oleh halus atau kasarnya permukaan benda. Semakin halus permukaan, maka semakin kecil gaya gesekan yang timbul sehingga gaya yang dibutuhkan untuk membuat benda tersebut bergerak semakin kecil juga. Gaya Gesek terbagi menjadi 2, yaitu:







a)       Gaya Gesek Statis, yaitu gaya gesek yang terjadi ketika benda diam. Gaya gesek statis terjadi apabila gaya luar yang diberikan kepada benda nilainya sama dengan gaya gesekan yang terjadi sehingga benda tersebut akan diam tidak bergerak karena resultan (penjumlahan) gaya yang terjadi padanya sama dengan nol. Contohnya, ketika ada sebuah benda diletakan pada bidang miring dan benda tersebut kita tahan dengan tangan, maka benda itu tidak akan bergerak (tetap diam) karena resultan gaya dari tangan kita sama dengan resultan gaya gesek yang terjadi, namun apabila kita melepaskannya, maka benda tersebut akan kembali bergerak.
b)       Gaya Gesek Kinetik, yaitu gaya gesek yang terjadi ketika benda dalam keadaan bergerak. Gaya gesek kinetik terjadi ketika nilai gaya gesek selalu lebih kecil dibandingkan gaya luar yang bekerja padanya, sehingga gaya luar menang dan membuat benda tersebut bergerak. Contohnya adalah gaya gesek antara permukaan mobil dengan aspal ketika mobil bergerak, gaya gesek yang terjadi lebih kecil, dari gaya mesin sehingga mobil mampu bergerak.
e. Gaya Gravitasi Bumi
Gaya Gravitasi Bumi adalah Gaya tarik bumi terhadap seluruh benda bermassa yang terdapat pada permukaannya. Sahabat pasti sudah mengetahui bahwa dengan adanya gravitasi bumi, maka kita dapat berdiri tanpa masalah dipermukaannya, apabila tidak terdapat gaya gravitasi bumi, maka setiap benda akan melayang seperti halnya di luar angkasa.


                                       

f. Gaya Magnet
Gaya magnet adalah gaya pada magnet yang mampu menarik benda – benda tertentu. Benda yang mampu ditarik oleh magnet disebut benda magnetis, umumnya terbuat dari besi atau baja, ataupun logam lainnya. Semakin dekat magnet dengan benda magnetis, maka gaya tarik magnet tersebut semakin besar. Gaya magnet dapat menarik benda meskipun tanpa menyentuhnya. Contohnya adalah paku apabila didekatkan ke sebuah magnet, maka ia akan tertarik ke arah magnet tersebut, maka paku merupakan benda magnetis.













                                                    







A.      Bunyi Hukum Newton
1. Hukum Newton 1
Jika Resultan (Penjumlahan atau pengurangan gaya) yang bekerja pada benda sama dengan nol, maka benda yang semula diam akan tetap diam, dan benda yang bergerak lurus beraturan akan tetap bergerak lurus beraturan. Contoh bola diam kemudian diberi gaya akhirnya bergerak lurus beraturan.
Jadi Rumus Hukum Newton 1 adalah :

∑F = 0
Keterangan :
∑F = resultan gaya (Kg m/s2)

2. Hukum Newton 2
Percepatan (Perubahan dari kecepatan) gerak benda selalu berbanding lurus dengan resultan gaya yang bekerja pada suatu benda dan selalu berbanding terbalik dengan massa benda. Contoh nya pedagang bakso yang mendorong gerobak ketika si tukang bakso tersebut cepat mendorong gerobaknya maka gerobak akan bergerak lebih cepat.
Jadi Rumus Hukum Newton 2 adalah :
∑F = m.a
Keterangan :
∑F = resultan gaya (Kg m/s2)
m = Massa Benda (Kg)
a = percepatan (m/s2)

3. Hukum Newton 3
Setiap Aksi akan menimbulkan reaksi, artinya Jika Suatu benda mengerjakan gaya terhadap benda kedua makan, benda kedua akan membalas gaya dari benda pertama dengan arah yang berlawanan. Contoh nya buah kelapa yang jatuh dari pohonnya, bola yang dipantulkan ke tembok, mendayung.
Jadi Rumus Hukum Newton 3 adalah :
∑FAKSI = -∑FREAKSI


B.  Memecahkan Persoalan Yang Terkait Hukum Newton
1. Seorang anak mendorong benda dengan gaya 80 N sehingga benda tersebut bergerak dengan kecepatan tertentu. Bila massa benda tersebut 8 kg, hitunglah percepatan benda tersebut?
Diketahui:
F = 80 N
m = 8 kg
ditanyakan: a = ?
jawab:
a = F/m
a = 80 N/8 kg
a = 10 m/s2
Jadi percepatan benda tersebut adalah 10 m/s2









BAB III
PENUTUP


A.    Kesimpulan
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mempengaruhi keadaan suatu benda. Gaya tidak dapat dilihat, tetapi pengaruhnya bisa dirasakan. Dapat diukur dengan alat yang bernama dinamometer dan mempunyai satuan Newton. Faktor yang mempengaruhi gaya yaitu gravitasi bumi, tarikan dan dorongan. Gaya dapat dibagi menjadi beberapa macam, antara lain :
1.      Gaya Otot
2.      Gaya Pegas
3.      Gaya Gesek
4.      Gaya Magnet
5.      Gaya Mesin
6.      Gaya Gravitasi Bumi
7.       Gaya Listrik

B.     Saran
Semoga dengan dibuatnya makalah ini kita bisa menambah wawasan pengetahuan kita, kita tahu apa itu gaya, sehingga materi tersebut bisa bermanfaat.







DAFTAR PUSTAKA

2.      http://niningdarsina.blogspot.co.id/2015/12/makalah-gaya.html (diunduh pada 12 Oktober 2017)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merancang dan Menerapkan Keterampilan Dasar IPS